emblem-1
emblem-2

SELAMAT DATANG DI THAMRIN GROUP

Thamrin Group merupakan perusahaan terkemuka di Sumatera Selatan dan Bengkulu yang memiliki 8 unit bisnis yang bergerak di sektor Otomotif, Retail, Real Estate, Hotel, Bank, dan Makanan & Minuman.

main-banner

Visi

Kita mau bertumbuh dan memberi makna bagi masyarakat melalui kekuatan SDM yang kita miliki, pelayanan & pengembangan usaha dengan membangun Perusahaan yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik.

Misi

  1. Melayani 31,8 juta pelanggan di tahun 2027
  2. Mengembangkan pemimpin yang sukses
  3. Mengelola proses administrasi yang “simple & excellent”
  4. Mendukung continuous improvement
vector-img
emblem
emblem
logo-thamrin-group

Core Values
(TRUST)

CORE VALUES - TRUST

INTEGRITY

CUSTOMER FOCUS

COMMUNICATION

CONTINUOUS IMPROVEMENT

TEAMWORK

vector-img-core-values
emblem-brand-top
emblem-brand-bot

Mengapa perlu memilih kami?

117

Semua Cabang

5

Dealers Resmi

Artikel
Artikel Terbaru Kami

emblem-img
img-7 Persiapan Rumah Ditinggal Mudik Lebaran Agar Tetap Aman

7 Persiapan Rumah Ditinggal Mudik Lebaran Agar Tetap Aman

Momen mudik Lebaran selalu jadi waktu yang paling ditunggu. Namun, di tengah kesibukan menyiapkan tiket dan oleh-oleh, ada satu kekhawatiran yang sering muncul: bagaimana kondisi rumah saat ditinggal kosong nanti? Persiapan yang matang bukan sekadar soal keamanan, tapi juga kunci agar kamu bisa menikmati waktu bersama keluarga di kampung halaman dengan tenang. Rumah yang dibiarkan tanpa pengecekan menyeluruh berisiko menghadapi berbagai masalah teknis, mulai dari korsleting listrik hingga potensi kebocoran air. Belum lagi risiko keamanan eksternal yang mungkin terjadi selama lingkungan rumah sedang sepi. Tanpa langkah antisipasi, hal-hal kecil yang terlupakan justru bisa menjadi beban pikiran di tengah perjalanan. Kuncinya adalah melakukan kurasi persiapan yang efisien sebelum kamu benar-benar mengunci pintu. Dengan meluangkan waktu sejenak untuk memeriksa beberapa titik krusial, kamu bisa meminimalisir risiko kerugian material maupun tagihan bulanan yang membengkak akibat kelalaian teknis. Biar tidak ada detail yang terlewat saat hari keberangkatan nanti, simak beberapa poin penting persiapan rumah ditinggal mudik berikut ini yang wajib masuk dalam daftar periksamu! Risiko Rumah Ditinggal Mudik yang Sering Terjadi Meninggalkan rumah dalam keadaan kosong selama berhari-hari pastinya memberikan tantangan dan potensi bahaya. Jika tidak dipersiapkan dengan matang, masalah yang muncul biasanya bukan hanya soal keamanan dari orang asing, tapi juga kendala teknis dari dalam rumah yang luput dari pantauan. 1. Korsleting Listrik Akibat Perangkat yang Standby Banyak yang mengira mematikan lampu saja sudah cukup, padahal perangkat elektronik yang masih terhubung ke stopkontak tetap dialiri arus listrik. Arus bocor atau panas berlebih pada kabel yang sudah berumur bisa memicu percikan api. Risiko kebakaran akibat korsleting ini justru paling sering terjadi saat rumah tidak berpenghuni karena tidak ada yang menyadari tanda-tanda awal seperti bau sangit. 2. Kebocoran Air yang Bikin Tagihan Membengkak Sering kali kita lupa menutup keran utama atau mengabaikan kebocoran halus pada pipa dan saluran toilet. Selama kamu di kampung halaman dan rumahmu kosong, air yang terus merembes tidak hanya membuang sumber daya, tapi juga bisa membanjiri area lantai atau merusak furnitur kayu. Dampak paling nyatanya adalah tagihan air bulan depan yang melonjak drastis padahal rumah sedang tidak digunakan. 3. Masalah Kebersihan dan Hama Rumah Tangga Kalau tidak diurus, sisa sampah di dapur atau genangan air di bak mandi bisa menjadi magnet bagi hama seperti kecoa, semut, hingga nyamuk. Tanpa sirkulasi udara yang baik selama pintu dan jendela tertutup rapat, aroma sisa makanan akan membusuk dan menyebar ke seluruh ruangan. Alhasil, kamu justru harus bekerja ekstra keras membersihkan rumah yang berbau tidak sedap saat baru saja pulang dari perjalanan jauh. 4. Risiko Keamanan dari Incaran Orang Asing Rumah yang terlihat mati total (seperti lampu teras yang menyala terus di siang hari atau justru gelap terus) menjadi sinyal jelas bahwa penghuninya sedang pergi. Tanpa adanya sistem pengamanan atau tetangga yang dititipkan, rumah menjadi sasaran empuk bagi pelaku kriminal. Membiarkan rumah tanpa "tanda-tanda kehidupan" adalah kesalahan fatal yang sering memudahkan akses bagi tamu tak diundang. Memahami risiko-risiko di atas bukan bertujuan untuk menakut-nakuti, melainkan agar kamu bisa lebih waspada dalam melakukan pengecekan terakhir sebelum berangkat! Maka dari itu, yuk simak tips meninggalkan rumah saat mudik di bagian berikutnya agar rumahmu tetap aman dari segala risiko bahaya! 7 Persiapan Rumah Ditinggal Mudik Agar Tetap Aman Berangkat dari risiko-risiko yang sudah dibahas sebelumnya, langkah mitigasi yang tepat bukan hanya soal keamanan fisik, tapi juga kecerdasan dalam mengatur detail teknis di rumah. Berikut adalah langkah taktis persiapan rumah ditinggal mudik yang wajib kamu lakukan agar perjalanan tetap tenang hingga kembali lagi nanti. 1. Cabut Seluruh Stopkontak Perangkat Elektronik Membiarkan kabel tetap tercolok pada stopkontak bisa memicu phantom load atau arus bocor yang meningkatkan risiko korsleting listrik, terutama saat cuaca ekstrem. Pastikan semua perangkat seperti TV, dispenser, hingga mesin cuci sudah benar-benar dicabut. Selain menjaga keamanan dari risiko api, langkah ini juga sangat efektif untuk menghemat pemakaian listrik harian selama rumah tidak berpenghuni. Khusus untuk kulkas, cara penanganannya tergantung durasi mudik kamu: Jika mudik kurang dari 1 minggu : Kamu boleh tidak mematikannya. Cukup kosongkan bahan makanan yang mudah busuk dan atur suhu ke level paling hangat agar kulkas tetap bekerja dengan beban energi minimal. Jika mudik lebih dari 2 minggu : Sangat disarankan untuk mengosongkan sebagian besar atau bahkan seluruh isi kulkas, matikan, dan cabut stekernya. Setelah dibersihkan, biarkan pintu kulkas sedikit terbuka (bisa diganjal) agar sirkulasi udara terjaga sehingga bagian dalam tidak berjamur atau berbau apek saat kamu kembali. Tips tambahan, kamu juga bisa lakukan trik koin di atas es freezer untuk memantau apakah listrik di rumah sempat padam terlalu lama saat kamu pergi, sehingga kamu bisa tahu apakah makanan yang tersisa di dalam masih layak dikonsumsi atau tidak. 2. Putus Aliran Gas dan Kosongkan Saluran Air Untuk menghindari risiko kebakaran dan kebocoran, mencabut regulator dari tabung gas adalah hal pertama yang harus dipastikan. Setelah itu, matikan keran utama atau pompa air agar tidak ada tekanan pada pipa yang bisa memicu rembesan. Langkah ini adalah perlindungan ganda untuk menghindari korsleting pada pompa air sekaligus mencegah lonjakan tagihan air akibat kebocoran halus yang sering tidak terlihat. 3. Bersihkan Area Dapur, Kulkas, dan Bak Mandi Masalah bau tak sedap dan hama sering kali berasal dari area basah yang dibiarkan terlalu lama. Pastikan tidak ada piring kotor atau sisa sampah organik di dapur, lalu tutup lubang pembuangan air menggunakan penutup karet untuk mencegah kecoa naik dari pipa. Kosongkan juga kulkas dari makanan yang mudah basi agar tidak menimbulkan bau saat kamu kembali. Perhatikan juga bak mandi atau beri obat pembasmi jentik nyamuk agar genangan air tidak menjadi sarang nyamuk selama rumah ditinggalkan. 4. Maanfaatkan Teknologi Digital Semaksimal Mungkin Di era digital, kamu bisa memantau kondisi rumah secara real-time meski sedang berada di kampung halaman melalui beragam cara. Misalnya, pasang CCTV berbasis IP yang terkoneksi ke ponsel memungkinkan kamu menerima notifikasi instan jika ada pergerakan mencurigakan di dalam atau area sekitar rumah. Selain CCTV, kamu juga bisa mengganti lampu-lampu utama di rumah menggunakan lampu pintar sensor cahaya yang hanya menyala saat kondisi gelap. 5. Pastikan Tanaman, Hewan Peliharaan, dan Kendaraan Aman Kalau kamu punya tanaman, letakkan di area teduh atau gunakan sistem penyiraman otomatis agar tidak layu. Untuk hewan peliharaan, sangat disarankan menitipkannya ke pet hotel atau teman terpercaya daripada meninggalkannya sendirian dengan stok makanan berlebih. Terakhir, jika kamu meninggalkan kendaraan layaknya motor di rumah, pastikan posisinya tidak menutupi akses jalan, gunakan kunci ganda, dan tutup dengan sarung motor agar terlindung dari debu serta risiko karat. 6. Amankan Pintu, Jendela, dan Batasi Oversharing di Medsos Sebelum meninggalkan rumah, pastikan semua pintu dan jendela sudah terkunci rapat, termasuk akses ventilasi udara yang sering luput dari perhatian. Setelah itu, tahan diri untuk tidak membagikan foto rumah yang kosong atau unggahan real-time perjalanan mudik di media sosial. Memberikan "kode" bahwa rumahmu sedang kosong melalui unggahan publik adalah celah keamanan yang sangat fatal, jadi lebih baik simpan ceritanya untuk diunggah setelah kamu kembali ke rumah nanti. 7. Berikan Informasi kepada Tetangga atau Pengurus Lingkungan Keamanan terbaik tetaplah pengawasan dari komunitas di sekitar rumahmu. Sebelum berangkat, sempatkan untuk memberi tahu tetangga yang tidak mudik, satpam, atau petugas keamanan komplek mengenai durasi kepergianmu. Meninggalkan nomor telepon yang bisa dihubungi dalam keadaan darurat akan sangat membantu jika terjadi hal-hal di luar kendali yang memerlukan tindakan cepat di lingkungan rumah. Luangkan Waktu untuk Cek Rumah Sebelum Mudik Setelah semua persiapan teknis selesai, hal terakhir yang paling krusial adalah melakukan final check sebelum kamu benar-benar mengunci pintu. Luangkan waktu sekitar 15 menit sebelum berangkat untuk berjalan memutar ke seluruh ruangan, memastikan kompor sudah mati, jendela terkunci rapat, dan sakelar listrik utama sudah berada di posisi yang aman. Pastikan semua prosedur tadi sudah terpenuhi agar pikiranmu tidak lagi terbebani oleh bayangan tentang kondisi rumah selama perjalanan. Ketenangan adalah modal utama supaya kamu bisa menikmati momen silaturahmi dengan keluarga tanpa rasa cemas yang mengganggu. Ingat, persiapan yang matang di awal adalah cara terbaik untuk memastikan kamu bisa pulang dengan tenang dan menemukan rumah dalam kondisi yang sama persis seperti saat kamu meninggalkannya. Selamat bersiap-siap dan semoga perjalanan mudikmu tahun ini lancar, aman, serta berkesan sampai ke tujuan! Jangan lupa untuk jelajahi tulisan menarik lainnya di laman artikel Thamrin Group untuk beragam informasi serta tips tentang panduan gaya hidup lainnya.
emblem-img
img-Menu Ramadan Toby’s Estate PIM, Cocok untuk Bukber!

Menu Ramadan Toby’s Estate PIM, Cocok untuk Bukber!

Momen bukber ramadan di Palembang selalu jadi momen yang paling ditunggu. Begitu azan magrib mendekat, yang dicari bukan cuma makanan enak, tapi juga tempat nyaman untuk berbagi cerita setelah seharian berpuasa. Kalau kamu sedang mencari tempat bukber di Palembang yang suasananya hangat dan menunya spesial, ada satu spot yang layak masuk daftarmu! Pada ramadan tahun ini, Toby s Estate di Palembang Indah Mall menghadirkan menu edisi khusus yang dirancang untuk dinikmati bersama. Mulai dari hidangan hearty dengan porsi mengenyangkan hingga pilihan comfort food dengan cita rasa bold, semuanya cocok untuk momen buka puasa bareng keluarga, sahabat, atau rekan kerja. Lokasinya yang strategis di PIM juga jadi nilai tambah. Mudah diakses, nyaman untuk grup kecil maupun besar, dan punya ambience yang mendukung suasana Ramadan yang lebih intimate. Jadi bukan sekadar makan, tapi benar-benar quality time. Kalau kamu sedang menyusun rencana bukber Ramadan tahun ini, simak rekomendasi menu dan alasan kenapa Toby s Estate bisa jadi pilihan tepat sebelum slot reservasi penuh! Menu Ramadan Toby s Estate Palembang Indah Mall untuk Bukber Spesial di bulan suci,, Toby s Estate menghadirkan menu makanan edisi Ramadan yang cukup straightforward . Alih-alih merilis daftar menu yang terlalu panjang, mereka fokus pada dua pilar utama yang dirancang khusus untuk momen berbuka: Ramadan Feast dan Comfort in a Bowl. Ramadan Feast Bagi kamu yang merencanakan bukber bersama keluarga besar atau kolega kantor, Ramadan Feast bisa menjadi pilihan utama. Paket ini mengedepankan konsep sharing yang secara alami menciptakan interaksi lebih hangat di meja makan. Menu yang dihadirkan merupakan perpaduan antara Nasi Lemak Ayam Rempah yang kaya aroma serta Mee Mamak dengan pilihan protein ayam atau seafood. Keunggulan utama dari kategori ini terletak pada profil rasanya yang berani namun tetap familiar. Porsinya yang banyak juga memastikan setiap orang di meja mendapatkan pengalaman kuliner yang memuaskan. Dengan memilih paket sharing ini, kamu jadi tidak perlu disibukkan dengan pemesanan menu satuan yang rumit, sehingga waktu berkualitas bersama kerabat menjadi lebih maksimal. Comfort in a Bowl Tidak semua momen berbuka harus dirayakan dengan porsi besar. Untuk agenda bukber yang lebih intimate atau bagi kamu yang menginginkan kepraktisan porsi individu, kategori Comfort in a Bowl adalah pilihan yang sangat ideal. Menu andalan seperti Hamburg Don serta Salmon & Egg Don menyajikan kombinasi nasi hangat dengan topping melimpah dan sentuhan saus yang creamy. Sajian ini menawarkan kepuasan rasa yang mendalam tanpa memberikan kesan terlalu berat setelah seharian berpuasa. Meski tampilannya terlihat lebih personal dan sederhana, kualitas bahan yang digunakan tetap mencerminkan standar premium khas Toby s Estate. Menu ini menjadi solusi bagi kamu yang tetap ingin merayakan Ramadan dengan suasana berkelas dalam format yang lebih ringkas. Lantas, Toby s Estate Palembang Indah Mall menawarkan fleksibilitas yang cerdas untuk berbagai gaya pertemuan. Baik kamu datang dengan rombongan teman-teman, rekan kantor, maupun hanya berdua, kurasi menu Ramadan kali ini memastikan setiap momen berbuka terasa lebih spesial dan tertata dengan baik. Suasana Nyaman Toby's Estate Palembang Indah Mall untuk Momen Silaturahmi Saat merencanakan buka puasa bersama di Palembang, suasana sering kali menjadi penentu utama selain faktor makanan. Toby s Estate di Palembang Indah Mall (PIM) memahami hal ini dengan menawarkan kombinasi ambience yang estetik dan kenyamanan maksimal, memastikan momen berbukamu tidak sekadar menjadi rutinitas makan lalu pulang. 1. Suasana Estetik yang Hangat dan Intimate Salah satu daya tarik utama Toby s Estate adalah desain interiornya yang modern minimalis dengan sentuhan berkelas. Pencahayaan di dalam outlet diatur dengan presisi (tidak terlalu terang namun juga tidak redup) sehingga menciptakan atmosfer yang hangat. Vibe seperti ini sangat mendukung untuk obrolan santai sambil menunggu azan Maghrib tanpa harus terganggu kebisingan yang berlebihan. Bagi kamu yang senang mengabadikan momen, hampir setiap sudutnya dirancang Instagrammable, menjadikannya latar yang sempurna untuk sesi foto bersama keluarga atau kerabat setelah berbuka! 2. Strategis dan Memudahkan Mobilitas di PIM Berada di dalam kawasan Palembang Indah Mall memberikan keuntungan logistik yang besar. Kamu bisa datang lebih awal untuk sekadar berjalan-jalan atau berbelanja kebutuhan Ramadan, lalu langsung menuju lokasi tanpa perlu berpindah tempat atau terjebak kemacetan baru. Keunggulan lainnya adalah aksesibilitas menuju fasilitas pendukung. Kedekatan dengan Musala PIM yang luas dan bersih memungkinkan kamu untuk langsung menunaikan ibadah salat Maghrib dengan tenang segera setelah membatalkan puasa. Aspek praktis inilah yang membuat pengalaman bukber di sini terasa lebih seamless dan tidak terburu-buru. 3. Konsistensi Rasa dalam Presentasi Premium Tentu saja, kenyamanan tempat harus didukung oleh kualitas hidangan. Edisi Ramadan kali ini menghadirkan kurasi menu yang sangat konsisten, mulai dari Ramadan Feast untuk konsep berbagi hingga Comfort in a Bowl untuk porsi personal yang lebih praktis. Tak hanya fokus pada makanan berat, pilihan minumannya pun sangat beragam. Meski reputasi kopinya sudah tidak diragukan, Toby s Estate juga menyediakan berbagai opsi non-coffee yang menyegarkan, sangat ideal untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa. 4. Pelayanan Profesional di Jam Sibuk Sebagai brand dengan reputasi global, standar pelayanan di sini terasa cekatan dan terorganisir. Tim di lapangan biasanya sudah sangat siap mengantisipasi lonjakan tamu di jam-jam krusial berbuka puasa. Pelayanan yang responsif ini krusial agar kenyamanan kamu tetap terjaga meskipun area sedang dalam kapasitas penuh. Secara keseluruhan, Toby s Estate PIM menawarkan paket lengkap untuk pengalaman bukber yang berkualitas. Kombinasi antara lokasi strategis, menu yang terkurasi dengan baik, serta pelayanan profesional menjadikannya destinasi yang lebih dari sekadar tempat makan, melainkan ruang untuk menciptakan momen berbagi yang benar-benar berkesan. Reservasi Bukber Ramadan Sekarang di Toby s, Jangan Sampai Full! Ramadan selalu menjadi momen di mana reservasi tempat bukber di Palembang Indah Mall (PIM) terisi dengan sangat cepat. Sebagai salah satu destinasi favorit, meja-meja di Toby s Estate biasanya sudah terpesan penuh jauh sebelum waktu Maghrib tiba, terutama saat memasuki akhir pekan. Agar rencana buka puasamu bersama keluarga atau rekan kerja berjalan mulus tanpa kendala, melakukan reservasi lebih awal adalah langkah yang paling bijak! Kehadiran menu spesial seperti Ramadan Feast yang dirancang untuk berbagi, serta kehangatan porsi personal dari Comfort in a Bowl, siap melengkapi momen kebersamaanmu. Ditambah dengan lokasi strategis di dalam PIM dan suasana yang estetik, pengalaman berbuka tentu akan terasa lebih praktis dan berkesan. Pastikan kamu tidak melewatkan jam berbuka hanya karena menunda pemesanan. Dengan persiapan yang matang, kamubisa fokus sepenuhnya pada esensi berbagi dan silaturahmi, tanpa perlu khawatir soal ketersediaan tempat. Pastikan tidak sampai kehabisan tempat untuk momen spesial. Segera amankan meja dengan menghubungi layanan pelanggan kami dengan langsung menghubungi WhatsApp resmi Toby's ! Selain itu, selalu dapatkan informasi menarik mengenai promo eksklusif, lifeystle, serta berbagai rekomendasi menarik lainnya selama bulan Ramadan di Palembang melalui laman artikel Thamrin Group . Pastikan kamu tetap terinformasi dengan membaca pembaruan terbaru dan tidak tertinggal, ya!
emblem-img
img-8 Kesalahan yang Bikin Kamu Cepat Lemas Saat Puasa

8 Kesalahan yang Bikin Kamu Cepat Lemas Saat Puasa

Pernahkah kamu merasa baru setengah hari berpuasa, tapi tubuh sudah terasa lunglai dan konsentrasi cepat buyar bahkan sebelum siang hari? Faktanya, ada 8 kesalahan yang bikin kamu cepat lemas saat puasa yang sering kali terjadi tanpa disadari, bahkan saat kamu merasa sudah sahur dengan porsi besar. Rasa lemas ini sebenarnya bukan sekadar efek samping wajar karena tidak makan saja. Bagi para profesional, Ramadan sering kali menuntut ritme kerja yang tetap tinggi. Meeting yang padat dan target yang harus tercapai membutuhkan energi yang stabil. Ketika energi drop di siang hari, bukan hanya produktivitas yang terganggu, tapi juga mood dan kualitas interaksi kita dengan rekan kerja. Menariknya, penyebab tubuh cepat lemas saat puasa biasanya bukan semata-mata karena durasi menahan laparnya, melainkan sering kali akumulasi dari kebiasaan kecil yang kita anggap sepele. Mulai dari komposisi nutrisi saat sahur, manajemen waktu tidur, pilihan makanan saat buka, dan sebagainya yang menentukan seberapa lama kesegaran tubuh bisa bertahan. Memahami kesalahan-kesalahan ini adalah kunci untuk mengubah puasa yang berat menjadi puasa yang bugar. Dengan memperbaiki pola yang salah, kamu tetap bisa tampil prima dan produktif sepanjang hari. Mari kita bedah satu per satu apa saja 8 kesalahan yang bikin kamu cepat lemas saat puasa tersebut! 8 Kesalahan yang Bikin Kamu Cepat Lemas Saat Puasa Sering merasa baru jam 10 pagi tapi energi sudah turun drastis? Atau jam 3 sore terasa seperti zona kritis yang sulit dilewati? Kondisi ini memang umum terjadi, tetapi bukan berarti tidak bisa dicegah. Banyak kasus lemas saat puasa justru dipicu oleh kebiasaan yang terlihat sepele, terutama sejak waktu sahur hingga berbuka. Berikut 8 kesalahan yang bikin kamu cepat lemas saat puasa dan tanpa sadar sering dilakukan dalam rutinitas harian. 1. Melewatkan Sahur Ini kesalahan paling klasik. Sahur berfungsi sebagai bahan bakar utama sebelum tubuh berpuasa selama belasan jam. Ketika sahur dilewatkan, tubuh langsung mengambil cadangan energi secara agresif. Akibatnya, gula darah lebih cepat turun dan rasa gemetar, pusing, atau sulit fokus muncul lebih awal. 2. Menu Sahur Terlalu Didominasi Karbohidrat Sederhana Sahur dengan nasi putih porsi besar atau makanan manis memang terasa mengenyangkan. Namun, karbohidrat sederhana memiliki indeks glikemik tinggi yang menyebabkan lonjakan gula darah cepat dan drastis lalu turun drastis ( sugar crash ). Efeknya? Mengantuk, lemas, dan energi seperti habis sebelum siang. 3. Kurang Minum Air Putih Banyak orang fokus pada makanan, tetapi lupa kebutuhan cairan. Padahal dehidrasi ringan saja sudah cukup membuat kepala terasa berat dan tubuh lesu. Saat cairan tidak tercukupi dari waktu berbuka hingga sahur, rasa lemas lebih cepat muncul di siang hari. 4. Terlalu Banyak Minum Kopi atau Teh Saat Sahur Kafein memang membantu melek dan terasa segar sesaat, tetapi sifatnya diuretik sehingga mempercepat pengeluaran cairan. Jika dikonsumsi berlebihan, tubuh lebih cepat kehilangan cadangan air. Siang hari pun terasa jaug lebih haus dan tidak bertenaga. 5. Berbuka dengan Gula Berlebihan Langsung mengonsumsi minuman manis atau gorengan dalam jumlah besar saat berbuga membuat gula darah melonjak tajam. Setelah itu, tubuh mengalami penurunan energi mendadak. Alih-alih segar, yang muncul justru rasa berat dan mengantuk setelah makan. 6. Tidur Berlebihan Sepanjang Hari Memang ada anggapan bahwa tidur saat puasa itu baik. Namun, jika hampir sepanjang hari dihabiskan untuk tidur, ritme tubuh menjadi tidak seimbang karena hal ini akan merusak ritme sirkadian tubumu. Apalagi, kurangnya gerak membuat tubuh terasa semakin lesu dan tidak segar saat bangun. 7. Kurang Tidur di Malam Hari Bangun sahur sudah memotong waktu istirahat. Jika ditambah kebiasaan begadang untuk main HP atau nonton, tubuh tidak punya waktu untuk regenerasi sel dan melakukan pemulihan yang optimal. Lantas, lemas saat puasa seringkali hanyalah akumulasi dari rasa kantuk yang menumpuk. 8. Terlalu Banyak Mengonsumsi Makanan Asin Makan makanan yang terlalu asin saat sahur seperti mi instan, ikan asin, atau camilan berpengawet sangat tidak dianjurkan. Garam bersifat menarik air dari sel-sel tubuh. Secara teknis, hukum osmosis bekerja di sini: konsentrasi garam yang tinggi dalam darah akan memaksa air keluar dari sel, sehingga kamu akan merasa sangat haus dan dehidrasi lebih cepat dari biasanya. Sebagian besar kesalahan ini sebenarnya mudah diperbaiki. Kuncinya bukan terletak pada seberapa banyak yang kamu konsumsi saat sahur atau berbuka seberapa lama kamu tidur siang, dsb, melainkan pada seberapa bijak kamu mengatur nutrisi dan aktivitas harian. Dengan strategi yang tepat, puasa bukan lagi hambatan untuk tetap tampil prima! Cara Menghindari Lemas Saat Puasa agar Tetap Bugar dan Stabil Setelah memahami berbagai kebiasaan yang membuat energi cepat turun, langkah berikutnya adalah melakukan penyesuaian yang realistis. Tidak perlu perubahan ekstrem. Dengan strategi yang tepat sejak sahur hingga malam hari, tubuh bisa tetap bugar dan stabil sepanjang puasa. Berikut beberapa langkah praktis yang bisa langsung diterapkan. 1. Pilih Menu Sahur dengan Karbohidrat Kompleks dan Protein Seimbang Ganti karbohidrat sederhana menjadi karbohidrat kompleks yang lebih stabil seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum, atau kentang rebus. Padukan dengan protein (telur, ayam, tahu, tempe) serta serat dari sayur dan buah. Kombinasi ini membantu menjaga gula darah lebih stabil sehingga energi tidak cepat turun sebelum siang. 2. Terapkan Pola Minum Teratur di Waktu Non-Puasa Alih-alih minum banyak sekaligus saat berbuka, bagi kebutuhan cairan secara bertahap. Misalnya pola 2 4 2 yakni dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Strategi ini membantu mencegah dehidrasi ringan yang sering menjadi penyebab utama rasa lemas. Selain itu, kamu juga perlu memastikan untuk tetap minum minimal 1.5L per hari. 3. Batasi Kafein dan Gula Berlebihan Jika terbiasa minum kopi, cukup satu porsi kecil setelah berbuka, bukan saat sahur. Hindari minuman terlalu manis dalam jumlah besar. Gula dan kafein berlebihan bisa memicu lonjakan energi sesaat yang justru diikuti penurunan drastis beberapa jam kemudian. 4. Atur Kualitas dan Durasi Tidur Karena harus bangun lebih awal untuk sahur, penting untuk tidur lebih cepat dari biasanya. Prioritaskan 6 8 jam istirahat berkualitas, meskipun dibagi dalam dua sesi. Hindari begadang yang tidak perlu agar tubuh memiliki waktu cukup untuk pemulihan. 5. Kelola Ritme Aktivitas Harian dengan Lebih Strategis Kenali jam-jam ketika energi cenderung menurun, biasanya menjelang sore. Gunakan waktu pagi untuk tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi, dan alihkan pekerjaan yang lebih ringan di jam rawan. Jika memungkinkan, sisipkan jeda singkat untuk peregangan atau istirahat sejenak agar tubuh tetap segar. Ingat bahwa menjaga energi saat puasa bukan soal menahan diri lebih kuat, melainkan mengatur pola dengan lebih cerdas. Dengan strategi yang tepat, puasa dapat dijalani secara lebih stabil tanpa mengorbankan kesehatan maupun produktivitas harian. Baca juga: 5 Cara Fokus Kerja Saat Puasa, Ini Jam Paling Produktif! Puasa Tetap Lancar, Aktivitas Tetap Seimbang Menjalani puasa dengan energi yang stabil sebenarnya bukan tentang memaksakan diri untuk tetap perform di atas batas kemampuan sepanjang hari. Sebaliknya, efisiensi energi justru lahir dari pemahaman yang baik terhadap ritme tubuh dan kemampuan untuk menyesuaikan intensitas aktivitas secara strategis. Perlu diingat bahwa rasa lemas yang berkepanjangan bukanlah sesuatu yang harus kita maklumi begitu saja, melainkan sinyal bahwa ada pola yang perlu segera dioptimasi. Penting bagi kita untuk lebih peka dalam mendengarkan sinyal tubuh sejak dini. Jika konsentrasi mulai menurun atau tubuh terasa jauh lebih lelah dari biasanya, cobalah untuk mengevaluasi kembali elemen-elemen fundamental seperti komposisi nutrisi saat sahur, kualitas istirahat, hingga hidrasi yang sudah kita bahas sebelumnya. Sering kali, perbaikan minor yang dilakukan secara konsisten memberikan dampak yang jauh lebih signifikan terhadap produktivitas dibandingkan langkah-langkah ekstrem yang sulit untuk dipertahankan dalam jangka panjang! Pada akhirnya, Ramadan adalah momen yang tepat untuk melatih disiplin sekaligus menjaga keseimbangan antara performa profesional dan kesejahteraan diri. Dengan memitigasi 8 kesalahan yang bikin kamu cepat lemas saat puasa, ibadah dapat berjalan maksimal, kesehatan tetap terjaga, dan tanggung jawab pekerjaan tetap tuntas dengan hasil yang optimal. Mari mulai mengatur pola dari sekarang agar setiap hari tetap dalam kendali penuh dan puasa terasa jauh lebih ringan. Untuk mendapatkan insight menarik lainnya seputar kesehatan, produktivitas, dan gaya hidup selama Ramadan, kamu bisa mengeksplorasi berbagai informasi edukatif lainnya di laman artikel Thamrin Group . Temukan beragam informasi yang relevan dan aplikatif untuk mendukung aktivitas harian tetap optimal sepanjang bulan puasa!

Berita Terbaru Kami

img-Gelontorkan Dana CSR, Thamrin Group Renovasi Gereja GPdI Sebayur Jaya di Bengkulu Utara

23 Jan 2026

Gelontorkan Dana CSR, Thamrin Group Renovasi Gereja GPdI Sebayur Jaya di Bengkulu Utara

Baca Selengkapnya
img-Thamrin Group Gelar Pemeriksaan Mata Gratis untuk Disabilitas

22 Dec 2025

Thamrin Group Gelar Pemeriksaan Mata Gratis untuk Disabilitas

Baca Selengkapnya
img-Thamrin Group Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir

11 Dec 2025

Thamrin Group Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir

Baca Selengkapnya

Bergabung dengan kami

Karir

image-career

Temukan peluang karir yang sesuai dengan passion Anda di Thamrin Group dan menjadi bagian dari tim yang berorientasi pada inovasi dan kolaborasi.

image-career